Tips Merawat Mobil Toyota Di Rumah Selama Pandemi

Toyota merupakan salah satu merek kendaraan yang sudah sangat terkenal di Indonesia. Maka dari itu tidak heran jika banyak masyarakat yang membeli kendara dari produsen mobil satu ini di dealer Toyota terdekat. Selain dikenal memiliki performa yang tangguh, harga mobil Toyota juga dinilai cukup bersahabat sehingga banyak diburu masyarakat.

Bagaimana merawat mobil saat pandemi?

Saat pandemi seperti sekarang mau tidak mau membuat banyak tempat seperti bengkel mobil yang tutup lebih awal atau bahkan tidak buka sama sekali. Hal ini tentu bisa menjadi masalah bagi pemilik mobil karena mobil memerlukan perawatan rutin tiap bulan.

Oleh sebab itu, mau tidak mau bayak pemilik mobil yang harus merawat sendiri kendaraan mereka. Jika Anda ingin mobil Anda tetap bekerja dengan baik ada baiknya jika mulai merawat kendaraan sendiri degan mengikuti beberapa hal di bawah ini.

  1. Mengganti oli kendaraan

Mengganti oli merupakan bagian penting dalam perawatan kendaraan. Oli perlu diganti secara rutin agar komponen mobil tetap berjalan dengan baik. Oli sendiri memiliki fungsi yang sangat penting yaitu melindungi serta membersihkan komponen mesin kendaraan dari gesekan. Oleh sebab itu, Anda sebaiknya menggunakan oli berkualitas tinggi agar mesin tetap awet.

Jika oli mesin tidak diganti maka tarikan mesin akan semakin besar. Hal ini menyebabkan konsumsi bahan bakar semakin boros. Selain itu, oli yang tidak sering diganti juga bisa membuat mesin rusak parah sehingga Anda perlu diganti. Idealnya, Anda sebaiknya mengganti oli setiap 6 bulan atau tiap menempuh 10.000 km.

  1. Periksa kondisi ban

Setiap memeriksa ban, pastikan jika ban memiliki tekanan yang direkomendasikan oleh pihak Toyota. Selai itu, pastikan juga jika kondisi ban Anda masih layak jalan. Pastikan tidak ada kerikil atau benda yang tersangkut di permukaan ban. Selain itu, jika ban sudah mulai aus jangan ragu untuk mengganti ban dengan yang baru.

  1. Memeriksa rem

Selain ban, rem juga memegang peranan penting terutama dalam hal keselamatan pengguna. Oleh sebab itu, bagian rem harus mendapat perhatian terutama jika mobil Toyota Anda termasuk jenis klasik yang suku cadangnya sudah sulit ditemukan. Perawatan rutin yang bisa Anda lakukan adalah dengan mengganti minyak rem secara rutin tiap bulan.

Anda sebenarnya juga bisa merawat rem sendiri di rumah dan tidak perlu dibawa ke bengkel jika memiliki sedikit kerusakan. Namun, jika Anda tidak memiliki keahlian di bidang otomotif maka sebaiknya segera bawa ke bengkel untuk diperiksa oleh profesional.

  1. Mengganti filter udara

Meski bagian ini biasanya dilakukan oleh profesional tapi sebenarnya Anda juga bisa melakukannya sendiri. Anda hanya perlu membuka kap mesin, mengeluarkan filter udara, bersihkan dengan kompresor lalu pasang kembali ke tempat semula. Perlu diingat jika filter udara memegang peranan penting dalam performa kendaraan.

Jika filter tersebut sudah sangat kotor maka ada baiknya jika Anda menggantinya dengan yang baru. mengingat pentingnya hal ini maka ada baiknya jika Anda memeriksa secara teratur filter tersebut terutama jika kendaraan Anda sudah cukup lama dipakai.

  1. Cuci serta waxing mobil

Selain memperhatikan bagian mesin, bagian interior serta eksterior mobil juga perlu diperhatikan terutama saat pandemi seperti sekarang. Pastikan kondisi interior mobil tetap bersih dengan cara dibersihkan secara rutin dengan penyedot debu. Bahkan bila perlu Anda bisa menyemprotkan cairan disinfektan secara rutin atau tiap selesai membersihkan bagian dalam mobil.

Selain bagian dalam, Anda sebaiknya tidak melupakan bagian eksterior mobil terutama jika mobil sudah cukup tua. Dengan begitu, mobil akan selalu terlihat kinclong tidak kalah dengan mobil-mobil di showroom Toyota terdekat. Selain dicuci Anda juga sebaiknya melakukan waxing secara rutin setiap selesai dicuci untuk menjaga agar cat mobil tetap berkilau.

Meskipun sudah melakukan perawatan sederhana di rumah tapi hal tersebut tetaplah tidak cukup. Mobil Anda perlu mendapatkan service berkala di bengkel Toyota terdekat untuk mendapatkan perawatan dari ahlinya. Jika tidak maka hal itu justru dikhawatirkan bisa membahayakan keselamatan pengguna karena ada kemungkinan kerusakan yang hanya bisa diperbaiki oleh mekanik ahli.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *